HALTIM,kapita.id – PT Aneka Tambang (ANTAM) Tbk UBPN Maluku Utara mendorong Sumberdaya Manusia (SDM) Maluku Utara melalui beasiswa dalam rangka mendukun asta cita dan generasi emas Indonesia.
Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi prasyarat utama dalam mendukung pembangunan kawasan industri dan hilirisasi mineral di Maluku Utara.
Sejalan dengan agenda nasional menuju Indonesia Emas 2045, PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) menempatkan pendidikan sebagai fondasi strategis melalui pelaksanaan program beasiswa bagi generasi muda di wilayah operasional perusahaan.
Program beasiswa yang dijalankan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) bersama anak perusahaannya di Maluku Utara, yang tergabung dalam ANTAM Grup Maluku Utara, merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui Program Pengembangan Masyarakat Berkelanjutan (PPMB). Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pembangunan SDM Indonesia yang berkualitas, produktif, dan berdaya saing.
Kepala Divisi CSR & External Relations ANTAM Maluku Utara, Berry Parinussa mengatakan, program beasiswa tersebut dirancang untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat sekitar wilayah operasi perusahaan, sekaligus menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap dinamika sosial, ekonomi, dan teknologi.
“Pendidikan menjadi kunci agar masyarakat lokal dapat berperan aktif dalam pembangunan daerah. Melalui program beasiswa ini, ANTAM ingin menyiapkan SDM yang tangguh, mandiri, dan memiliki daya saing,” kata Berry, Selasa (30/12/2025).
Dikatakan, program beasiswa pendidikan ANTAM di Malut dilaksanakan di Kecamatan Maba dan Kota Maba, Kabupaten Halmahera Timur.
“Wilayah tersebut merupakan bagian dari area operasional ANTAM yang berkembang sebagai salah satu simpul industri strategis di kawasan timur Indonesia,” kata Berry.
Selain dukungan pembiayaan pendidikan, ANTAM juga mendorong penguatan kapasitas penerima beasiswa melalui pembelajaran kontekstual. Sejumlah mahasiswa penerima beasiswa difasilitasi untuk melakukan kunjungan ke berbagai program CSR ANTAM di Halmahera Timur guna melihat secara langsung praktik pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan lingkungan di sekitar wilayah operasi perusahaan.
Menurut Berry, pendekatan tersebut penting untuk menjembatani dunia akademik dengan realitas lapangan.
“Kami ingin mahasiswa memahami bahwa pembangunan industri harus berjalan seiring dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Pengalaman lapangan ini diharapkan membentuk perspektif yang lebih utuh,” jelasnya.
Lanjut Berry, Sebagai informasi, Program Pengembangan Masyarakat Berkelanjutan (PPMB) ANTAM telah diinisiasi sejak 2011 melalui kemitraan dengan pemerintah daerah dan pemerintah desa. Hingga 2025, program beasiswa ANTAM telah menjangkau ratusan penerima manfaat pada jenjang pendidikan D3 dan S1. Sejumlah lulusan penerima beasiswa tersebut kini telah berkiprah di sektor pemerintahan maupun swasta.
“Ke depan, ANTAM menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan program beasiswa pendidikan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya strategis menyiapkan SDM lokal yang mampu mendukung pertumbuhan industri dan pembangunan berkelanjutan di Maluku Utara,” tandas Berry. (Red)












