HALTIM,kapita.id – PT. Position lagi – lagi menujukan sikap pedulinya terhadap pemberdayaan masyarakat, terbukti perusahaan yang bergerak di bidang pertambangn ini, telah menjalin sinergitas dengan beberapa kelompok tani di sekitar lingkar tambang Kecamatan Kota Maba, Kabupaten Halmahera Timur, salah satunya adalah kelompok Tan Birahi Desa Sangaji.
Kali ini tak tanggung – tanggung, melalui dukungan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Position, berikan bantuan kepada, warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Tan Birahi mulai membangun nursery atau persemaian bibit tanaman hutan, sebagai bentuk sinergitas dan wujud aksi nyata kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar tambang.

Babntuan tersebut, diserahkan secara resmi oleh PT. Position kepada kelompok tani tan birahi pada, 26/10/2025 di lokasi nursery atau persemaian, Desa Sangaji, Kecamatan Kota Maba, Kabupaten Halmahera Timur.
Pembangunan nursery dilakukan secara swadaya oleh kelompok tani, dengan dukungan material, media tanam, dan pendampingan teknis dari PT Position, ditahap awal, masyarakat bersama perusahaan membangun nursery utama di tingkat kecamatan dengan ukuran 6 x 15 meter, yang difungsikan sebagai pusat pembibitan dan pelatihan bagi kelompok-kelompok tani nantinya.
Lahan berukuran sedang ini dirancang untuk menampung ribuan bibit tanaman hutan lokal, seperti sengon, mahoni, dan lain sebagainya, yang nantinya akan digunakan untuk program reklamasi kawasan hutan serta kegiatan penghijauan di wilayah pasca tambang.
“Kami percaya kesejahteraan dan kelestarian bisa tumbuh berdampingan. Pembangunan nursery ini adalah langkah awal menuju masa depan hijau yang mandiri dan berdaya,” ujar Andi Zulkifli perwakilan PT Position saat meninjau lokasi pembangunan di kecamatan tersebut.
Program persemaian ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga menumbuhkan peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa. Dengan adanya nursery ini, para petani kini memiliki pusat pembelajaran dan pengembangan bibit yang dapat meningkatkan kemampuan serta membuka akses pasar yang lebih luas.
“Kami melihat peluang di sektor ini sangat menjanjikan. Perusahaan tambang punya kewajiban untuk melakukan reklamasi, dan kami ingin jadi bagian dari upaya itu,” kata Samad Sinen, Ketua Kelompok Tani Tan Birahi.
“Dengan nursery ini, masyarakat bisa menyediakan bibit sendiri, mendapatkan penghasilan tambahan, sekaligus menjaga lingkungan.”
Penyerahan dukungan material dan media tanam kepada Kelompok Tani Tan Birahi
PT Position kedepannya akan terus memberikan pendampingan teknis terkait pemilihan bibit unggul, pembuatan media tanam ramah lingkungan, hingga manajemen persemaian yang efisien. Dukungan ini diharapkan mampu mendorong masyarakat menjadi pelaku utama dalam rantai ekonomi hijau yang berkelanjutan.
Inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia industri dan masyarakat lokal dapat melahirkan manfaat ganda, menjaga alam sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.
Nursery ini bukan hanya tempat persemaian, melainkan simbol kemandirian dan harapan bagi masyarakat kecamatan yang mulai membangun masa depan hijau dari tanah mereka sendiri.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan bukan beban, tapi peluang. Dari nursery kecil inilah, kami menanam masa depan yang lebih baik,” tutup Samad dengan senyum penuh semangat.
Di bawah naungan paranet nursery yang sederhana, bibit-bibit kecil mulai tumbuh perlahan, tapi pasti seperti semangat masyarakat Tan Birahi, yang kini memahami bahwa menjaga bumi adalah cara lain untuk menjaga kehidupan mereka sendiri.
Dari tanah yang dulu hanya digarap untuk kebutuhan sehari-hari, kini tumbuh ruang belajar, ruang usaha, dan ruang harapan. Setiap tunas yang tumbuh di persemaian bukan sekadar pohon, melainkan lambang dari kemandirian, kebersamaan, dan cinta pada alam.
(Red).













