HALTIM,kapita.id– SMK Negeri 1 Halmahera Timur menggelar acara pengumuman kelulusan dan pelepasan siswa tahun ajaran 2025/2026.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini berlangsung di aula pertemuan SMK N I Haltim, Selasa (05/05/2026) dihadiri Kepala Sekolah dan Jajaran, Kapolsek Maba Selatan, Komite Sekolah serta orang tua wali murid.
Dalam sambutannya, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Timur, Muhammad Zufriyadi, menyampaikan beberapa poin krusial terkait kebijakan pendidikan di Maluku Utara serta peluang masa depan bagi para alumni.
Sesuai dengan Edaran Dinas Pendidikan Nomor 553, pengumuman kelulusan sedianya dijadwalkan pada 4 Mei.
Namun, mengingat adanya pelaksanaan Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di tingkat kabupaten, jadwal tersebut disesuaikan menjadi tanggal 5 Mei. Penyesuaian ini dilakukan atas dasar koordinasi yang baik agar tidak berbenturan dengan agenda nasional di daerah.
Kabar membahagiakan datang dari sisi administrasi. Pihak dinas memberikan apresiasi tinggi kepada operator SMK Negeri 1 Halmahera Timur yang berhasil menyelesaikan seluruh persoalan data “residu” siswa. Dengan sistem ijazah yang kini terintegrasi secara digital, validitas data keluarga seperti Buku Nikah dan Kartu Keluarga menjadi sangat vital.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras operator, seluruh masalah residu telah tuntas. Hal ini memastikan seluruh peserta didik yang lulus hari ini memiliki status data yang bersih di sistem nasional, sehingga proses penerbitan ijazah tidak akan terhambat,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, diperkenalkan pula program unggulan Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara, yaitu program Sekolah Kedinasan. Terdapat tiga institusi utama yang diprioritaskan bagi putra-putri daerah:
1. STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara): Peluang berkarir di instansi keuangan seperti Kantor Pajak dan Bea Cukai.
2. STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik): Proyeksi penempatan di Badan Pusat Statistik (BPS).
3. STTD (Sekolah Tinggi Transportasi Darat): Fokus pada sektor transportasi nasional.
Siswa didorong untuk memanfaatkan program ini karena selain pendaftaran yang gratis, lulusannya memiliki jaminan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di instansi terkait.
Bagi lulusan yang memilih untuk langsung terjun ke dunia kerja, Cabang Dinas menekankan bahwa peluang di Halmahera Timur sangat terbuka lebar. Saat ini, terdapat kebutuhan awal sekitar 8.000 tenaga kerja yang akan terus berkembang hingga target 325.000 tenaga kerja secara bertahap.
“Kalian adalah lulusan SMK yang sudah dibekali praktik kejuruan dan sertifikat kompetensi. Siapkan ijazah, sertifikat, dan surat lamaran kalian. Jangan hanya menjadi penonton di daerah sendiri, manfaatkan peluang industri yang ada di depan mata,” tegasnya di akhir sambutan.
Acara ditutup dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Kelulusan dan prosesi pelepasan siswa sebagai tanda dimulainya babak baru bagi para lulusan SMK Negeri 1 Halmahera Timur. (Red)













