HALTIM,kapita.id- Sejak bulan Januari hingga Februari 2026 Insentif para Dokter Spesialis dan Dokter Umum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maba Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) ancam akan menggelar mogok pelayanan.
Mereka para Dokter Spesialis yang enggan namanya disebut mengatakan, sejak awal Februari lalu, Direktur RSUD Maba dr Calice Jackiline menyampaikan untuk Insentif bulan Januari dan Februari sudah ditandatangani untuk dicairkan.
“Tetapi insentif itu menunggu karena masih diproses di BPKAD, namun sampai menasuki periode Maret ini kami tidak mendapatkan lagi informasi pembayaran insentif,” akunya, kepada wartawan kapita.d, Senin (09/03/2026).
Dikatakan, apalagi ini bulan ramadhan dan sebentar lagi akan memasuki Hari Raya Idul Fitri tentu kebutuhan semakin banyak dan berbeda-beda bagi setiap orang.
“Makanya saya disini mewakili teman-teman dokter spesialis maupun dokter umum yang sama hak mereka juga belum di penuhi selama dua bulan ini,” katanya.
Sehingga kata dia, problemnya kami semua sampai saat ini belum mendapatkan informasi terkait dengan pembayaran insentif dari Direktur RSUD Maba.
“Jadi kami hanya ini pertanyakan, sebenarnya masalahnya apa sehingga dari bulan Januari sampai Februari insentif itu belum juga dicairkan,” katanya.
Lanjut dia, tidak salah juga kami para dokter pertanyakan masalah tersebut yang berkaitan dengan hak kami.
“Niat kami pertanyakan ini agar memperbaiki sistem di Rumah Sakit sehingga kedepan lebih baik. Bahkan niat kami bukan untuk menjatuhkan orang perorang tetapi betul-betul untuk memperbaiki Rumah Sakit,” ujarnya.
Dia menambahkan, bagaimana para dokter dituntut memberikan pelayanan yang terbaik tetapi manajemen Rumah Sakitnya sendiri masih bermasalah.
“Sehingga yang perlu dibenahi adalah internal Rumah Sakitnya,” tambahnya.
Lantas ditanyq soal sikap terkait lambatnya pembayaran insentif, dirinya menegaskan, masalah insentif inikan sangat sensitif karena berkaitan dengan keberlangsungan hidup.
“Kalau sampai pertengahan bulan maret ini belum jg ada kejelasan dan tindak lanjut maka mohon maaf kami sebagai tim dokter di rumah sakit akan mogok pelayanan. Langkah ini kami ambil untuk dijadikan pelajaran bersama dan salah satu keharusan pemda haltim untuk lebih memperhatikan kami sebagai dokter yang berugas di haltim,” tegasnya.
Terpisah, Direktur RSUD Maba dr Calice Jackiline saat dikonfirmasi mengaku insentif para dokter baik itu dokter spesialis maupun dokter umum sudah diproses di BPKAD.
“Insya Allah urusannya lancar,” singkatnya. (Red)












