HALTIM  

Dinas Perkim Haltim Buka Ruang Masukan Masyarakat Lewat Forum Konsultasi Publik

avatar Tidak diketahui
Foto bersama peserta Forum Konsultasi Publik

HALTIM,Kapita.id– Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Halmahera Timur menggelar Forum Konsultasi Publik sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik serta membuka ruang partisipasi masyarakat dalam memberikan saran, masukan, dan gagasan.

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat Kepala Dinas Perkim, Kamis (27/08/3026) dihadiri sejumlah perwakilan.

Sekretaris Dinas Perkim Haltim, Tarudin,S.Hut saat mewakili Kepala Dinas Perkim menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan regulasi Kementerian PAN-RB terkait penyelenggaraan konsultasi publik.

Menurut Tarudin, forum tersebut menjadi wadah untuk mendengarkan langsung berbagai masukan dari masyarakat, pemerintah desa, organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya terkait pelayanan yang diberikan oleh Dinas Perkim.

“Tujuan konsultasi publik ini selain memberikan informasi kepada masyarakat, juga untuk memberikan ruang agar masyarakat dapat menyampaikan saran, masukan, tanggapan, maupun ide gagasan yang baik terkait pelayanan publik,” ujar Tarudin.

Ia mengatakan, kegiatan konsultasi publik ini merupakan langkah awal bagi Dinas Perkim dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini perdana kita lakukan, tetapi menjadi langkah untuk terus melakukan peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat,” katanya.

Dalam forum tersebut, sejumlah masukan dan keluhan masyarakat turut disampaikan, salah satunya terkait perencanaan pembangunan jalan lingkungan dan infrastruktur permukiman lainnya.

Tarudin menjelaskan, setiap pembangunan infrastruktur harus melalui perencanaan yang baik, termasuk memperhatikan aspek lahan sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan.

“Masukan terkait jalan lingkungan dan infrastruktur lainnya akan menjadi perhatian kami. Sebelum ada proyek, tentu perlu perencanaan yang matang agar tidak menimbulkan kendala di lapangan,” jelasnya.

Ia berharap melalui forum tersebut, komunikasi antara pemerintah dan masyarakat semakin terbuka sehingga pelayanan publik di Dinas perumahan dan kawasan permukiman dapat berjalan lebih baik. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *