HALTIM,kapita.id- Aksi bersih lingkungan dalam rangka World Cleanup Day (WCD) 2026 digelar di Kota Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, Sabtu (20/9/2026).
Kegiatan yang melibatkan relawan lintas komunitas, masyarakat, instansi pemerintah, aparat, dan PT Positon tersebut berhasil mengumpulkan dua dump truck sampah nonorganik dari kawasan belakang Pasar Maba Sangaji hingga pesisir Desa Maba Sangaji. Aksi tersebut dikoordinasikan Koordinator Lapangan WCD Maba 2026, Apit Gisbayo.

Para relawan menyisir kawasan aliran muara hingga ke bibir pantai untuk membersihkan sampah yang menumpuk di sepanjang lokasi. PT Positon memberikan dukungan penuh dengan menyediakan berbagai peralatan dan kebutuhan pendukung kegiatan.
Sementara armada dump truck untuk mengangkut sampah difasilitasi Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Halmahera Timur. Dukungan personel juga datang dari berbagai pihak. Brigif TP 28/Bari Fola menurunkan satu kompi personel untuk terlibat dalam aksi tersebut.
Selain itu, kegiatan turut diikuti Kejaksaan Negeri Halmahera Timur serta sejumlah SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur. Apit Gisbayo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam aksi bersih lingkungan tersebut.
“Alhamdulillah, aksi hari ini berjalan lancar. Para relawan turun langsung dari pasar sampai ke pantai dan berhasil mengumpulkan dua dump truck sampah non-organik,” ujar Apit.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh relawan, Brigif TP 28/Bari Fola, Kejari Haltim, SKPD Haltim, Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup, serta PT Positon yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
Menurut Apit, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Ia berharap aksi WCD dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di kawasan pasar, muara, dan pesisir Maba Sangaji.
“Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa isu kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga ke depan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan semakin meningkat,” katanya.
Kegiatan WCD 2026 di Kota Maba diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mendorong kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan di wilayah Halmahera Timur. (Red)













