HALTIM  

Kunjungi Haltim, Kajati Maluku Utara; Pentingnya Integritas Pengelolaan Keuangan Negara dan Semangat Kolaborasi

avatar Tidak diketahui
Foto Kejati Malut bersama Bupati dan Unsur Forkopimda serta Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur

HALTIM,kapita.id– Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara Sufari SH, M.Hum melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim).

Dalam suasana yang penuh kehangatan dan silaturahmi, Kajati menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya integritas pengelolaan keuangan negara dan semangat kolaborasi antarinstansi.

Dalam sambutannya, Kajati menyoroti sebuah video inspiratif mengenai keteguhan seorang Kepala Desa dalam menjaga amanah Dana Desa. Beliau menekankan bahwa sikap hati-hati dalam menggunakan anggaran negara harus dimulai dari tingkat paling bawah.

Sambutan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Sufari SH, M.Hum pada Kunjungan Kerjanya di Halmahera Timur

“Jika Kepala Desanya saja sudah begitu luar biasa hati-hati dalam menggunakan keuangan negara, apalagi Bupatinya. Pasti sepuluh kali lebih hati-hati,” ujar Kajati, saat memberikan sambutan, Selasa (12/05/2026)

Beliau juga mengapresiasi visi pembangunan Halmahera Timur yang dimulai dari desa, sejalan dengan konsep membangun negara dari pinggiran.

Filosofi “Unyil, Pak Raden, dan Pak Ogah”
Ada hal menarik dalam arahan Kajati, di mana beliau menggunakan analogi tokoh cerita anak-anak untuk mengkritik perilaku birokrasi yang harus dihindari:

1. Hindari Mental Play-back (Tokoh Unyil): Berpikir kekanak-kanakan, di mana hal serius dianggap main-main sehingga progres pembangunan tidak pernah “naik kelas”.
2. Hindari Mental Flash-back (Tokoh Pak Raden): Mentalitas yang gila hormat dan mudah marah jika tidak dilayani secara berlebihan.
3. Hindari Mental Cash-back (Tokoh Pak Ogah): Mentalitas yang selalu berorientasi pada uang dalam setiap urusan pekerjaan.

Kajati mengajak seluruh jajaran perangkat daerah untuk kembali ke jati diri (Come-back) sebagai pelayan masyarakat yang rendah hati.

Kajati menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan di Halmahera Timur, seperti perbaikan infrastruktur jalan yang dirasakan masyarakat, tidak mungkin tercapai tanpa adanya kekompakan antara Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, hingga jajaran SKPD.

“Kita tidak boleh arogan atau egosentris. Tidak ada artinya jabatan kita tanpa kolaborasi. Kita semua pada dasarnya adalah pelayan masyarakat, maka berikanlah pelayanan yang prima,” tegasnya di hadapan Bupati dan jajaran pejabat Haltim.

Meski kedatangannya sedianya ingin dilakukan secara sederhana agar tidak mengganggu jam kerja dinas, Kajati mengaku sangat terharu dengan sambutan hangat dari pemerintah daerah. Beliau berharap silaturahmi ini memperkuat koordinasi untuk membangun Maluku Utara yang lebih baik dan transparan.

Kunjungan ini diakhiri dengan harapan agar seluruh elemen pemerintah di Halmahera Timur tetap kompak dalam mengeksekusi visi-misi pembangunan demi kesejahteraan masyarakat luas. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *