HALTIM,kapita.id- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Ir Ricky Chairul Richfat mendampingi Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) Kemenkes RI Ghotama Airlangga melakukan pengecekan tahap akhir pembangunan RSUD Maba Kabupaten Halmahera Timur.
Pengecekan berlangsung, Senin (29/12/2025) juga hqdir Kepala Dinas Kesehatan Abdullah Yakub, serta Direktur RSUD Maba dr. Calice Jackline.
Sekda Haltim, Ricky Chairul Richfat mengatakan, dari hasil peninjauan lapangan oleh Direktur Fasyankes Kemenkes, masih ditemukan sejumlah pekerjaan minor yang perlu dirapikan sebelum rumah sakit ini resmi dioperasikan.
“Dari hasil pengecekan tadi, memang masih ada sedikit perbaikan-perbaikan yang harus dirapikan. Karena itu, Direktur Fasyankes meminta kepada pihak PT Wijaya Karya (WIKA) selaku pelaksana proyek, agar dapat menyelesaikan perbaikan tersebut dalam waktu satu minggu,” ungkap Ricky kepada sejumlah wartawan.
Ricky menjelaskan, pengecekan ini dilakukan karena RSUD Maba merupakan proyek milik Kementerian Kesehatan, sehingga pihak Kemenkes perlu memastikan seluruh tahapan pembangunan telah sesuai dengan standar yang ditetapkan.
“Selain fisik bangunan, Kemenkes juga memastikan kesiapan fasilitas penunjang rumah sakit lainnya,” ujarnya.
Untuk alat kesehatan (alkes), Ricky menyebutkan, saat ini masih dalam tahap persiapan pengiriman dan akan segera didistribusikan. RSUD Maba sendiri dikategorikan sebagai rumah sakit berskala nasional yang nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas kesehatan modern, serta didukung oleh tenaga dokter dan tenaga kesehatan yang kompeten.
“Keberadaan rumah sakit ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Halmahera Timur, sekaligus menjadi rujukan di wilayah Maluku Utara,” katanya.
Ricky menambahkan, dalam rangka memastikan kesiapan sumber daya manusia, Kemenkes juga akan memfasilitasi tenaga medis Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur untuk mengikuti program magang di sejumlah rumah sakit terkemuka di Indonesia. Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur menunjukkan komitmen serius dengan mengalokasikan anggaran khusus bagi tenaga dokter yang bertugas di RSUD Maba.
“Pemkab Haltim mengalokasikan anggaran sekitar Rp12 miliar per tahun untuk tenaga dokter, dan jumlah ini akan terus meningkat sesuai dengan ketersediaan tenaga dokter. Semakin banyak tenaga dokter ahli yang masuk, maka akan semakin bertambah anggaran insentif khusus untuk dokter ahli,” tegasnya.
Sementara itu, untuk menjamin keberlanjutan ketersediaan tenaga kesehatan, Bupati Ubaid Yakub juga telah menyiapkan langkah strategis dengan menjalin kerja sama bersama Kementerian Kesehatan, salah satunya melalui program beasiswa dokter spesialis yang nantinya akan mengabdi di Kabupaten Halmahera Timur.
“Dengan berbagai persiapan tersebut, diharapkan RSUD Maba ini tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga optimal dari sisi pelayanan, tenaga medis, dan fasilitas penunjang ketika resmi beroperasi nantinya,” tandasnya. (Red)












