HALTIM,kapita.id- Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, memberikan penegasan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk fokus memaksimalkan program kerja yang tertuang dalam APBD Induk 2026.
Langkah ini ditegaskan dalam rapat evaluasi program kerja guna mengantisipasi terjadinya penumpukan kegiatan di akhir tahun anggaran.
Bupati Ubaid Yakub menyampaikan bahwa evaluasi ini merupakan bagian dari kewajibannya untuk terus mengarahkan dan mengingatkan para pelaksana program di lapangan.
“Pertemuan ini lebih kepada penegasan agar semua OPD fokus menggerakkan dan memaksimalkan program kegiatan di APBD Induk 2026 sebelum kita memasuki fase perubahan. Tujuannya jelas, untuk menghindari penumpukan kegiatan. Jangan sampai program di APBD induk belum selesai, lalu ditimpa lagi dengan program di APBD Perubahan. Itu akan memberatkan di akhir tahun,” ujar Ubaid, Selasa (14/07/2026).
Ia pun meminta agar program-program yang belum berjalan untuk segera dieksekusi secepat mungkin, mengingat waktu pelaksanaan sudah mulai mendekati fase perubahan anggaran.
Di saat yang sama, Bupati Ubaid Yakub juga mengonfirmasi bahwa dirinya telah memerintahkan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Halmahera Timur untuk bergerak cepat menyusun dokumen rencana kegiatan untuk APBD Perubahan.
Targetnya, pada bulan Agustus mendatang, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur sudah bisa memasuki fase pembahasan APBD Perubahan 2026. Strategi percepatan ini sengaja diambil guna memberikan ruang waktu yang cukup bagi pemerintah daerah sebelum beralih ke agenda berikutnya.
“Kita persiapkan agar minimal di bulan Agustus sudah masuk fase perubahan. Mengapa begitu? Supaya ada ruang waktu yang cukup sebelum kita masuk ke pembahasan APBD 2027. Target kita, pada Oktober atau November nanti, kita sudah bisa masuk pada fase APBD Induk 2027. Jadi, manfaatkan ruang waktu ini dengan sebaik-baiknya,” pungkas Bupati. (Red)













