HALTIM  

Manfaatkan Libur Semester, 6 Pengajar Muda Kota Maba ‘Berguru’ ke Ternate Demi Masa Depan Anak Didik

avatar Tidak diketahui
Enam Pengajar Muda saat ikut pelatihan

HALTIM,kapita.id– Libur semester biasanya menjadi momen bagi sebagian besar orang untuk bersantai dan berlibur. Namun, komitmen berbeda ditunjukkan oleh enam pengajar muda asal Kecamatan Kota Maba, Kabupaten Halmahera Timur.

Para sarjana lokal ini memilih bertolak ke Kota Ternate untuk mengikuti pelatihan intensif Training of Trainers (ToT) bersama Ruangguru.

Suasana pemberian materi

Langkah progresif ini terlaksana berkat dukungan penuh dari PT Position melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Langkah ini diambil setelah program pengenalan Bahasa Inggris yang diinisiasi oleh perusahaan tersebut kini memasuki tahun kedua pelaksanaan.

Berdasarkan evaluasi mendalam, PT Position melihat pentingnya menyuntikkan metode mengajar yang lebih segar, kreatif, dan interaktif bagi anak-anak usia Sekolah Dasar (SD).

Tim Community Development PT Position mengungkapkan bahwa program ini awalnya digagas sebagai respons terhadap kenyataan pahit di lapangan, yakni minimnya guru mata pelajaran Bahasa Inggris di bangku SD untuk kawasan Maba. Padahal, di era globalisasi saat ini, penguasaan bahasa internasional merupakan kunci utama untuk membuka gerbang dunia bagi generasi muda.

Namun, mengajar anak-anak usia SD tentu memiliki tantangan tersendiri. Materi pembelajaran yang terkesan berat harus mampu dikemas menjadi sebuah permainan dan komunikasi yang menyenangkan agar siswa tidak cepat merasa bosan.

Hal inilah yang mendasari digandengnya Ruangguru sebagai mitra pelatihan guna mentransfer metode pembelajaran modern kepada para mentor lokal.

Inisiatif bermuatan pendidikan ini memantik apresiasi tinggi dari para peserta. Sri Wahyuni, salah satu pengajar muda yang ikut dalam program ToT ini, mengaku sangat bersyukur dan tidak sabar untuk segera mempraktikkan ilmu baru yang didapatkannya di ruang kelas.

“Kami sangat antusias. Pelatihan ini memberikan kami perspektif baru tentang cara mengajar yang kreatif. Memberikan materi kepada anak SD itu harus bisa menarik perhatian mereka sejak awal, dan di sini kami diajarkan rumusnya,” ungkap Sri dengan mata berbinar.

Melalui peningkatan kapasitas instruktur lokal ini, diharapkan kualitas pendidikan Bahasa Inggris di Kecamatan Kota Maba dapat meningkat signifikan, sekaligus mencetak generasi emas Halmahera Timur yang siap bersaing di masa depan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *