HALTIM,kapita.id- Tim kebanggaan Desa Mekarsari, Kecamatan Wasile, PSMS Mekarsari FC, keluar sebagai juara pertama Open Tournament Dodaga Cup I setelah sukses menumbangkan perwakilan Desa Buli Karya, Aimop FC, dengan skor telak 3-0 pada laga grand final.
Grand Final berlangsung di Stadion O’tau Moi Desa Dodaga Kecamatan Wasile Kabupaten Halmahera Timur, Minggu (30/08/2026), dihadiri Ketua KONI Halmahera Timur Ir Ricky Chairul Richfat didampingi Sekretaris Umum KONI Halmahera Timur Ashadi Tajuddin.
Tampil dengan skuat terbaik, PSMS Mekarsari FC yang diasuh sekaligus dikelola Manajer Klub, Ashadi Tajuddin, langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal.
Permainan PSMS Mekarsari semakin solid dengan hadirnya dua gelandang anyar, Gifar Marsaoly dan Trifandi Lyon, yang menjadi pengatur ritme permainan di lini tengah. Keduanya juga aktif membantu serangan sehingga membuat tekanan PSMS Mekarsari semakin sulit dibendung Aimop FC.
Di lini depan, PSMS Mekarsari mengandalkan dua penyerang, Salepa dan Masrul Bahri. Kombinasi lini tengah dan lini depan tersebut membuat pertahanan Aimop FC harus bekerja keras menghadapi tekanan sejak awal pertandingan.
PSMS Mekarsari berhasil membuka keunggulan pada menit ke-6 melalui Salepa, pemain bernomor punggung 7. Gol tersebut membuat PSMS Mekarsari unggul 1-0.
Tekanan PSMS Mekarsari terus berlanjut. Pada menit ke-21, Akbar, pemain bernomor punggung 8, berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Memasuki babak kedua, PSMS Mekarsari tetap tampil agresif. Sirkulasi bola dari lini tengah yang dikomandoi Gifar Marsaoly dan Trifandi Lyon membuat tim mampu mempertahankan penguasaan permainan sekaligus membangun serangan.
Gol ketiga akhirnya tercipta melalui Fesal Barapa, pemain bernomor punggung 11, pada menit ke-31 babak kedua.
Hingga pertandingan berakhir, skor 3-0 tidak berubah. PSMS Mekarsari FC pun memastikan diri sebagai Juara I Open Tournament Dodaga Cup I.
Atas kemenangan tersebut, PSMS Mekarsari FC berhak membawa pulang Trofi Bergilir Dodaga Cup I serta bonus uang pembinaan sebesar Rp50 juta.
Gelar juara ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Desa Mekarsari, Kecamatan Wasile. Kekompakan antarlini serta kontribusi para pemain, termasuk dua gelandang anyar Gifar Marsaoly dan Trifandi Lyon, menjadi bagian penting dari keberhasilan PSMS Mekarsari FC meraih gelar juara.
Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi PSMS Mekarsari FC untuk terus berkembang dan menjadi wadah bagi talenta-talenta sepak bola di Desa Mekarsari dan Kecamatan Wasile. (Red)













