HALTIM  

Kapolres Haltim Dialog dengan Sopir Lintas, Persoalan Terminal Jadi Aspirasi Utama

avatar Tidak diketahui
Kapolres Halmahera Timur, AKBP Rona Buha Tua Tambunan saat berdialog dengan para Sopir Lintas

HALTIM,kapita.id– Kapolres Halmahera Timur AKBP Rona Buha Tua Tambunan, bertemu dan berdialog dengan para sopir lintas yang tergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda) Buli di Pangkalan Mobil Lintas Buli–Sofifi, Desa Buli, Kecamatan Maba, Rabu (4/11/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi para sopir untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait persoalan transportasi lintas yang selama ini mereka hadapi, terutama menyangkut fasilitas terminal dan aktivitas angkutan perusahaan di wilayah Desa Buli.

Ketua Organda Buli, Sarden Bawang, dalam dialog itu menyampaikan permohonan agar pemerintah daerah dapat memfasilitasi pembangunan terminal yang lebih representatif.

“Jadi keterbatasan fasilitas yang tersedia saat ini menyulitkan para sopir dalam mengatur kendaraan, area parkir, serta aktivitas menaikkan dan menurunkan penumpang,” keluhnya.

Selain persoalan terminal, Organda juga meminta adanya penertiban aktivitas penjemputan karyawan perusahaan. Mereka menyoroti bus perusahaan yang menaikkan dan menurunkan penumpang di jalur keramaian Desa Buli karena dinilai perlu diatur agar tidak mengganggu aktivitas transportasi umum.

“Kami berharap adanya pengaturan yang jelas sehingga seluruh pelaku usaha transportasi lintas memperoleh kesempatan yang adil. Dengan begitu, persaingan usaha yang tidak sehat antara sopir lintas dan angkutan perusahaan dapat dihindari,” harapnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolres Haltim menyatakan akan menjembatani komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah, Dinas Perhubungan, serta perusahaan-perusahaan terkait untuk membahas persoalan tersebut dan mencari solusi bersama.

“Terkait pembangunan terminal, kami akan mengomunikasikan kebutuhan dan kondisi fasilitas yang ada kepada Pemda Haltim. Sementara mengenai aktivitas penjemputan karyawan, ia mendorong Organda dan pihak perusahaan duduk bersama untuk membangun kesepakatan yang adil bagi seluruh pelaku transportasi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengingatkan para sopir agar mengutamakan keselamatan berkendara, melengkapi dokumen kendaraan, serta mematuhi peraturan lalu lintas. Ia turut meminta para sopir meningkatkan disiplin selama pelaksanaan Operasi Patuh.

“Kami mengimbau agar para sopir tidak mengonsumsi minuman keras sebelum maupun saat mengemudikan kendaraan. Mereka juga diminta tidak membawa atau mengangkut minuman keras dari daerah lain ke wilayah Halmahera Timur sebagai upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” uajrnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakapolres Haltim Kompol I Gede Arya Dharmika, S.I.K., Kasat Lantas, Kasi Propam, Kapolsek Maba, Kasi Humas, personel Polres Haltim dan Polsek Maba, Ketua Organda, serta para sopir lintas.

“Kami harpakan agar komunikasi antara kepolisian, Organda, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan semakin terbuka sehingga berbagai persoalan transportasi di wilayah Buli dapat dibahas dan dicarikan penyelesaian secara bersama-sama,” tandasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *