HALTIM  

Ubaid Yakub Apresiasi KKP, Haltim Dapat Lima Titik Kampung Nelayan Merah Putih

avatar Tidak diketahui
Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub saat menerima kunjungan pihak Penyedia dan KKP

HALTIM,kapita.id– Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) atas alokasi lima titik pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Halmahera Timur tahun 2026.

Lima titik tersebut berada di Desa Sil Kecamatan Maba Selatan, Desa Patlean Kecamatan Maba Utara, Desa Majiko Tongone Kecamatan Wasile Utara, Desa Subaim Kecamatan Wasile, dan Desa Saramaake Kecamatan Wasile Selatan.

Ubaid mengatakan, program tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor perikanan dan kelautan di Halmahera Timur.

“Lima lokasi tersebut mendapatkan program dengan skema Kampung Nelayan Merah Putih penyangga,” kata Ubaid kepada media, Senin (28/09/2026).

Menurutnya, skema penyangga merupakan bagian dari program Kampung Nelayan Merah Putih yang pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing lokasi.

“Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tahun ini Halmahera Timur kembali mendapat bagian pembangunan khusus di bidang perikanan dan kelautan melalui lima titik Kampung Nelayan Merah Putih,” ujar Ubaid.

Ia mengatakan Pemkab Halmahera Timur siap mendukung koordinasi pelaksanaan program tersebut agar dapat berjalan sesuai rencana.

Saat ini, pelaksanaan pembangunan mulai memasuki tahapan persiapan. Salah satunya adalah pelaksanaan MC-0 (Mutual Check 0) di Desa Sil, Kecamatan Maba Selatan.

Untuk pelaksanaan pekerjaan, terdapat dua penyedia yang menangani lima titik tersebut. CV. Bambu Runcingmenangani pekerjaan di Desa Sil, Desa Patlean, dan Desa Majiko Tongone. Sementara CV. Wija Dwipa menangani pekerjaan di Desa Subaim dan Desa Saramaake.

CV. Wija Dwipa diketahui beralamat di Sulawesi Selatan. Kedua penyedia tersebut melaksanakan pekerjaan melalui mekanisme pengadaan pemerintah pusat.

Ubaid berharap program tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di lima desa penerima, sekaligus mendukung pengembangan kawasan pesisir dan sektor perikanan di Halmahera Timur.

“Ini tentu menjadi perhatian pemerintah daerah karena pembangunan di bidang perikanan dan kelautan merupakan bagian penting dalam mendorong aktivitas ekonomi masyarakat pesisir,” katanya.

Kelima titik Kampung Nelayan Merah Putih tersebut selanjutnya menjadi bagian dari pelaksanaan program KKP di Halmahera Timur tahun 2026. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *